Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Putaran Kualifikasi Piala Uber 2016

Putaran Kualifikasi Piala Uber 2016 – Bulan Februari 2016 akan menjadi slaah satu bulan penting bagi tim uber cup Indonesia 2016. Mengapa demikian? Pada tanggal 15-21 Februari 2016, akan diadakan babak kualifikasi uber cup 2016. Piala uber atau yang lebih dikenal dengan sebutan uber cup merupakan sebuah turnamen beregu putri dunia. Piala ini dinamakan uber sebagai bentuk penghargaan kepada salah satu pemain bulutangkis dunia legendaris bernama Betty Uber. Untuk mengenang jasa dna restasinya, maka piala uber diciptakan untuk diperebutkan setiap dua tahun sekali. Pada turnamen ini, setiap negara harus menyiapkan tiga pemain tunggal putri dan tiga pemain ganda putri. Secara normal, susunan permainan akan dilakukan secara bergiliran antara tunggal putri dan ganda putri. Secara total, akan terdapat lima partai yang akan dipertandingkan. Tim dengan nilai terbanyak berhak untuk membawa piala uber. Pada babak kualifikasi ini, setiap harus bermain hingga tiga atau emapt kali untuk mendulang poin. Hanya lima tim dengan nilai terbanyak dari setiap grup yang dapat mengikuti putaran final Piala Uber pada bulan Mei 2016 ini. Dengan demikian, putaran kualifikasi ini akan sangat menentukan apakah tim uber cup Indonesia 2016 akan dpaat berlaga pada putaran final atau tidak.

Putaran Kualifikasi Piala Uber 2016

Putaran Kualifikasi Piala Uber 2016

Komposisi Tim Uber Indonesia Pada Kualifikasi Uber 2016

Putaran kualifikasi Piala Uber 2016 akan dilaksanakan di Hyderabad, India pada tanggal 15 hingga 21 Januari 2016. Pada pertandingan kualifikasi ini, akan terdapat 12 negara yang akan turut ambil bagian dari putaran kualifikasi Piala Uber 2016 kali ini. Setiap tim akan diundi dan masuk pada grup apa. Setiap pemain akan bertarung untuk mendapatkan posisi pemenang grup dan runner-up. Dari sistem ini, delapan tim kemudian akan diundi lagi untuk mendapatkan empat posisi yang tersedia untuk bertanding di putaran final Piala Uber di Cina pada bulan Februari 2016 nanti. Sebagai tuan rumah, Cina telah mengantongi satu tempat di putaran final Piala Uber. Dengan demikian, Indonesia da kesebelas negara lain harus memperebutkan empat slot yang tersedia. Pada putaran kualifikasi Piala Uber kali ini, Indonesia akan diwakili oleh komposisi campuran antara pemain utama dan pemain muda. Pada sektor tungga putri, Indonesia akan menempatkan Maria Febe Kusumastuti, Lindaweni Fanetri, Fitriani, dan Gregoria Mariska Tunjung. Di sisi lain, pada sektor ganda putri, Indoensia akan mebawa tiga pasangan ganda putri terbaiknya, yakni Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, dan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari. Dengan demikian, Indonesia akan membawa 16 pemain yang akan mewakili Indonesia pada putaran kualifikasi Piala Uber kali ini.

Akankah Sejarah Buruk 2016 Tim Uber Indonesia Terulang Kembali?

Sejak diperkenalkannya sistem babak kualifikasi pada turnamen Piala Uber sejak tahun 2006, Indonesia telah memiliki sejarah kelam yang patut untuk dijadikan sebagai sebuah pelajaran. Pada tahun 2006, tim Piala Uber Indonesia gagal untuk meloloskan diri dari babak kualifikasi. Dengan demikian, dapat dikatakan tahun 2006 merupakan tahun terburuk dari pencapaian tim Piala Uber Indonesia sejaka keikutsertaanya pada tahun 1960-an.Selama perhelatan Piala Uber pada tahun 1957, tim Uber Indonesia telah tercatat memenangkan Piala Uber selama tiga kali, yakni pada tahun 1975, 1994, dan 1996. Bagi sebagian besar pecinta bulutangkis Indonesia, tahun 1990-an merupaka generasi terbaik pemain bulutangkis putri Indonesia yang ditandai dengan banyaknya pemain putri kelas dunia dari Indonesia, seperti susi Susanti, Mia Audina, Sarwendah Kusumawardhani, Lili Tampi/Finarsih, dan Eliza Nathanael/Zelin Reziana. Dengan kompisis yang ada sekarang, yakni Maria Febe (21), Lindaweni (25), Fitriani (78), Gregoria (99), Greysia/Nitya (4), Anggia/Ketut (33), maka apakah Indonesia dapat kembali merebut Piala Uber dari tangan Cina? Secara komposisi pemain di atas kertas, mungkin tidak. Namun peringkat dunia bukanlah segalanya dikarenakan Indonesia pernah membuktikan hal tersebut di tahun 2008 ketika Indonesia berhasil masuk putaran final Piala Uber 2008, meskipun komposisi pemainnya tidaklah seidel pada tahun 1994 ataupun 1996. Oleh karena itu, kemungkinan akan tetap ada indonesia yang akan masuk Putaran Kualifikasi Piala Uber 2016 untuk merebut juara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *